:: Usrah yang baik , bagaimana ?::


Ini merupakan hanya pandangan peribadi saya selama beberapa tahun mengikuti sistem usroh . Saya selalu memikirkan , apa itu usroh yang baik sebenarnya ? Faktor apa ang menjadikan osroh bagai something yang tidak boleh tak ada dalam satu minggu . Mesti ber-usroh kalau tak , tak senang duduk . Amboi , macam hyperbola pula penjelasannya kan .

pengisian yang best , dapat makan free , dapat pi jalan-jalan ramai . Semua itu pernah dirasai dan pernah juga menjadi sebab kenapa sangat suka ke usroh . Tapi , saya pasti itu bukan matlamat utama usroh diadakan .

Saya sedang menghabiskan bacaan sebuah buku dari seorang tokoh pendidik barat mengenai Brain Based learning . Iaitu mengetahui bagaimana otak manusia berfungsi dan mempengaruhi daya/kemampuan belajar seseorang . Banyak benda baru yang saya pelajari , walaupun tidak pernah mengambil subjek Biologi , tapi 'memaksa' diri untuk menyelak chapter-chapter yang ada dalam buku ini .


Manusia akan lebih berfungsi dengan baik dalam keadaan tiada threat / tidak stress . Itulah antara hasil kajian yang dilakukan oleh penulis ini . Dan ini akan mempengaruhi daya pembelajaran dan kemahuan untuk belajar seseorang insan .

Saya join 2 usroh pada suatu ketika dahulu dan secara tidak langsung membuat perbandingan . Pada pandangan peribadi saya , walaupun salah satu usroh itu kadangkala mengambil masa sampai 3 jam tapi masih seoronok untuk duduk dan berbicara . Kenapakah ? sedangkan limitation untuk sesuatu pembelajaran jauh lebih rendah dari tempoh masa tu .

Inilah yang dikatakan Eustress atau positive stress . Disaat adrenaline dilepaskan , ketika merasakan kita mampu push to the limit .

Terdapat beberapa faktor secara ringkasnya boleh saya katakan kenapa atau apa yang membuatkan sesuatu usroh itu seronok :

1.Personal touch . Kadangkala , bila mana kita datang usroh yang selalunya berlangsung lepas magrib , kita datang dengan hati dan fikiran yang bercelaru . Stress out , burn out , penat , pening semua ada la . Kelas yang back to back dan exams yang bagai gunung dihempas ke kepala . Pada masa inilah , personal touch yang diperlukan seperti ruang untuk kita release tu wujud . Kalau kita datang usroh , naqib pun muka ketat , asyik nak review mutabaah amal dan komen itu ini , for sure next usroh kita akan rasa berat untuk datang . Pentingnya bijaksana nuqaba' dalam hal ini .

2.Hubungan yang positive . Ini saya akui , memang banyak mengubah hidup saya . Walaupun saya sudah memilih satu sahaja , tetapi kesan dari hubungan yang terjalin dengan usroh yang satu lagi itu masih ada . Kemanisan ukhuwwah dan sebagaimanya . Siapa kata ukhuwwah tidak penting ? mungkin bagi orang yang mementingkan pengisian sahaja . Bagi saya , dia lebih mementingkan diri daripada pengisian tersebut . Ada juga yang memperlekehkan elemen ini , kata mereka tidak penting semua itu . Trust me , you will need all the support that you have to face the society . Manusia akan suka apabila dia diberikan ruang untuk berbicara . Manusia akan suka apabila dia diberikan ruang untuuk memilih . Bijaksanalah wahai para nuqaba' , anda bukan membimbing robot , tapi insan yang penuh ragam dan complicated .

3.Safety . Apa yang saya maksudkan disini ialah , keselesaan dan tiada ketegangan . Ini lebih kepada soal emosi . Ada orang yang tidak suka kepada usroh bukan kerana usroh itu sendiri , tetapi kerana sikap nuqaba' . Kadang-kadang nuqaba' terlalu strict dan keras dalam berbicara . Mungkin tidak menampakkan kesan yang jelas pada mulanya . Namun kita boleh lihat once sudah beberapa minggu usroh . Bijaksanalah wahai nuqaba' !

Maybe ada banyak lagi faktor , namun tak guna bincang banyak jika tiada apa kesan . Again , ini hanya pandangan perbadi saya . Lain orang , lain ragam dan lain pandangan . Wallahua'lam =)







0 comments:

Post a Comment